Jum’at, 11-3-2011, pkl.09.00 setengah berlari aku berjalan di ruang komputer lantai 2 SMPN 32 Surabaya, syukur alhamdulillah ternyata pelatihan MT kelompok A belum dimulai. Disana terlihat P.Aditya yang tidak asing bagi kami, karena P.Adit pernah memberikan pelatihan membuat Power Point.
Pada pelatihan kali ini P.Adit akan memberikan pelatihan membuat suatu tulisan. Sesi pertama dimulai dengan membuat tulisan yang diacak tetapi masih bisa dibaca, sehingga sekilas seperti tulisan di sms yang biasa digunakan oleh anak – anak. Saya sempat berfikir kenapa harus membuat seperti ini karena terus terang saya benar-benar merasa kesulitan sebab saya tidak biasa melakukannya, tetapi setelah diberi penjelasan bahwa tujuan dari latihan seperti itu supaya kita tidak merasa takut salah dalam mengetik karena kesalahan dalam mengetik biasanya hanya huruf-huruf nya saja yang terbolak-balik tanpa mengurangi artinya.
Latihan kedua masih pada sesi pertama kami di suruh membuat suatu kata dengan huruf pertamanya berasal dari huruf terakhir dari kata yang disebutkan teman sebelumnya, dan kami disuruh memilih salah satu kata yang telah disebutkan oleh teman-teman. Kata tersebut merupakan topik yang harus ditulis dalam waktu 10 menit. Saat itu saya memilih kata sayang yang saya sangka akan mudah dalam menuangkan tulisan karena kata tersebut begitu familier ditelinga, ternyata tidak semudah yang dibayangkan he...he...dan ternyata saya dapat menulis dengan 143 kata di mana pada latihan pertama hanya 89 kata. Disini kami diberkan masukan oleh P.Aditya bahwa jika menulis ya..menulis saja tidak perlu mengedit, karena itu adalah dua pekerjaan yang berbeda sehingga diusahakan tidak dilakukan bersama-sama karena kalau menulis yang aktif otak kanan, dan kalau mengedit yuang aktif otak kiri.
Latihan ketiga masih dalam sesi pertama kita disuruh mengambil salah satu kata / kalimat bijak yang digunakan untuk topik penulisan. Pada sesi ini saya mengambil kata bijak “ orang berhasil adalah orang yang dapat bangkit kembali dari keterpurukan yang dialaminya” Di sini kata yang bisa saya tulis hanya 189 kata karena rasa capek telah menghinggapi
Latihan keempat sesi pertama berlangsung dengan pengambilan topik terserah kita.Disini saya mengambil topik “My life” karena saya dapat bercerita banyak tentang kehidupan yang selama ini aku alami dan ternyata kata yang bisa aku hasilkan dalam tulisan hanya 198 kata. Aku sempat berpikir apakah kecepatan menulis juga ditentukan oleh kelincahan jari-jari tangan kita diatas keybord komputer? Karena sebenarnya banyak yang ingin aku tulis tapi P.Adit sudah meniupkan peluit saktinya yang dapat menghentikan pekerjaan semua peserta he..he...
Sesi kedua dimulai setelah break untuk sholat Jum’at dan makan siang berakhir, dan lagi-lagi kami disuruh memainkan jari-jari tangan kami diatas keybord komputer dengan topik yang sudah ditentukan yaitu kota bali. Pada pelatihan kali ini kami disuruh untuk membuat komentar tulisan teman-teman, pada dasarnya mereka telah pandai menuangkan/menggambarkan kota bali dalam bentuk tulisan tetapi tidak sepandai jika kami sendiri yang menentukan topiknya.
Pelatihan ke dua sesi kedua kami harus menggunakan semua panca indera dalam mendeskripsikan ruangan komputer SMPN 32 Surabaya dalam bentuk tulisan, lagi-lagi sebelum selesai menulis P.Adit sudah meniupkan peluit mautnya he...he...
Sabtu,12-3-2011 merupakan hari kedua untuk pelatihan menulis disini kami diberi sebuah artikel yang harus dibaca dan dicari topik nya lalu kami disuruh untuk mengembangkannya sendiri yang ditulis dalam blok yang telah kami buat bersama dengan P.Sigit, lalu tulisan itu dikomentari oleh teman dalam blok juga. Pekerjaan ini kami lakukan sampai waktu berakhir.
Pada dasarnya saya senang dengan pelatihan ini karena kami dilatih berani untuk menulis tanpa takut salah ( seperti yang saya tulis ini ), dan P. Adit dengan sabar membimbing kami dalam mengoperasikan komputer. TERIMAKASIH P.ADIT SALAM UNTUK KELUARGA DIRUMAH.